ntah kenapa sejak 2 menjak ni... jiwa aku mudah terusik... smlm tengok citer papadom... boleh tanpa aku sedari... ada cecair jernih menitik di pipi aku... tersedu sedan, sampia nak tidomlm tu pun tak dpt... tetiba sebak teringat kan abah di kampung... kalu nak tau, papa mia dlm cite tu sebiji cam abah aku...
dulu (masa form 3 rasanya) aku salu tension... kawan2 ajak kuar cari buku rujukan, mmg dia tak izinkan, unless dia folo skali... dia tak kisah dok lama2 kat mall. siap sanggup amik cuti lagi taw... asalkan aku dekat dgn dia, ada depan mata dia... waktu tu mmg tak de chance nak berpacaran la. tipu...ada juga tapi senyap2...abah tak tau. bila membesar tak mcm remaja lain, timbul rasa cam nak memberontak, beysa la... jiwa tgh muda, takmo dikongkong.nak bebas je kejenya... kadang2 sampai merajuk2, sebiji cam mia tu la... pernah aku suh mama pujuk abah, bagi chance skali je nak kuar dgn kengkawan, mama berjaya pujuk abah... sekali tuhan nak tunjuk, bas rosak... lastly cari abah gak. time tu takut giler... sbb 1st time naik bas awam... Di saat diri ditimpa masalah, barulah aku sedar bahawa hanya abah je yang mampu memberi perlindungan kpd aku. even sampai skang ni pun, walaupun dah kawen... abah tetap folo aku dgn en somi ke mana2 selagi boleh :)
dalam citer ni, paling aku sedih part mia tak bg bapak dia dtg ke uni. bapak dia cakap... papa sunyi, tak de sapa2 dah since mak dah meninggal, papa nak mia dok dpn mata papa, biarpun terpaksa berkorban jadi JAGA. mcm tu la agaknya perasaan abh kat umah....sunyi tanpa kehadiran ank tunggalnya ni...
orang kata, masa kecil perkataan pertama yang kita pandai sebut.. mak...
Bila nangis, orang pertama yang datang ..mak...
Bila nak peluk… yang kita suka peluk..mak,
Bila takut, kita selalu panggil.. “makkkkkkkk! “
Bila ada masalah, yang paling risau..mak
seolah2 macam ayah tak wujud.... padahal, kita tak tau ayah-lah yang mengingatkan mak setiap hari untuk menelefon kita bila berjauhan
Mungkin masa kecil, mak yang lebih rapat dari kita, tapi tahukah kita sekembalinya ayah dr bekerja dengan wajah lelah, ayah terus menanyakan pada mak tentang khabar kita dan apa yang kita lakukan seharian? walaupun hatinya sedih sebab tidak dapat melihat proses tumbesaran kita pada setiap masa, namun apakan daya, ayah terpaksa mencari rezeki demi sesuap nasi...
Pada saat kita menangis merengek meminta alat permainan yang baru, ibu menatap hiba.Tetapi ayah akan mengatakan dengan tegas
"Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kita, ayah melakukan itu kerana ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi.
Pada saat kita masih kanak2 perempuan...Ayah biasanya mengajar kita basikal .Dan setelah ayah mengganggap kita sudah boleh menunggangnya, ayah akan melepaskan roda bantu di basikal kita .Kemudian mak cakap "Jangan dulu ayahnya, jangan ditanggalkan dulu roda bantunya" itu kerana ibu takut puteri manisnya akan terjatuh lalu terluka.... Tapi sedarkah dikau?Bahawa ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh basikal kerana dia tahu bidadari kecilnya PASTI mampu melakukannya.
Saat kita ditimpa sakit , ayah lah yang terlalu risau sampai kekadang sedikit membentak dengan berkata, "Sudah di beritahu! jangan minum air sejuk!". Berbeza dengan ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.Ketahuilah, saat itu ayah benar-benar merisaukan keadaanmu..
Ketika kita sudah beranjak muda remaja..Kita mulai menuntut pada ayah untuk mendapat keizinan keluar malam, dan ayah bersikap tegas dan mengatakan "Tidak boleh!". Tahukah kita, bahawa ayah melakukan itu untuk menjaga kita?Kerana bagi ayah, kita adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa harganya..Setelah itu kita marah pada ayah, dan masuk ke kamar sambil menghempap pintu... Dan yang datang mengetok pintu dan memujukmu agar tidak marah adalah ayah.Tahukah kamu,bahawa saat itu ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya. Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi pada masa yg sama dia HARUS menjagamu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu selalu melanggar jam malamnya. Maka ayah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khuatir dan bimbang. Dan setelah perasaan khuatir itu berlarutan. Ketika melihat puterinya pulang larut malam, hati ayah akan mengeras dan memarahimu..Sedarkah kamu, bahawa ayah sgt takut berhadapan dgn perkara sebegini . Ayah takut puterinya akan segera pergi meninggalkannya
Setelah lulus SPM, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Doktor atau Engineer. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti.Tapi ayah tetap tersenyum dan menyokongmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan ayah.
Ketika menjadi gadis dewasa.Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain.ayah harus melepaskanmu di bandar.Tahukah kamu bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasihat itu - ini, dan menyuruhmu untuk berhati-hati.Padahal ayah ingin sekali menangis seperti ibu dan memelukmu erat-erat.Yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk bahumu lalu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu kesempitan wang untuk membiayai perbelanjaan semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya boleh merasa sama dengan teman-temannya yang lain, walaupun dia sendiri terpaksa bergolak gadai. Ketika permintaanmu bukan lagi sekadar meminta alat mainan yang baru, dan ayah tahu ia tidak mampu memberikan apa yang kamu inginkan...Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah,
"Tidak.... Tidak boleh!" Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan
"Iya sayang, nanti ayah belikan untukmu".Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu berjaya sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat puteri kecilnya yang tidak manja dan telah menjadi seseorang.
Ketika saat seorang teman lelaki mulai sering menelefonmu, atau datang ke rumah untuk menemuimu,ayah akan memasang wajah 'paling cool sedunia' ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang berbual berdua di ruang tamu..Sedarkah kamu, kalau hati ayah merasa
cemburu?
Sampai saat seorang teman lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada ayah untuk mengambilmu darinya. ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin..Kerana Ayah tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat ayah melihatmu duduk di kerusi pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya mampu menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia..Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu ayah pergi kebelakang pentas pelaminan sebentar, dan menangis? Ya....Ayah menangis karena ayah sangat berbahagia, kemudian ayah berdoa...."Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Puteri kecilku yang comel dan kucintai telah menjadi wanita solehah yang cantik....Bahagiakanlah dia bersama suaminya...rahmatilah kehidupan mereka Ya Allah"
Setelah itu Ayah hanya mampu menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah... telah menjalankan tugas dgn sebaiknya. semoga dengan renungan ini membuatkan aku tidak lupa jasa dan pengorbanan abah terhadap aku
I LOVE U ABAH !!!